LINUX JOURNAL

Wednesday, 7 April 2010

Google Translate Kini Tersedia untuk Hewan

Manusia dan binatang jelas berbeda, dari segi fisikpun jelas tak sama.Belum lagi bahasa yang digunakan. Manusia tak mengerti bahasa hewan, hewanpun tak akan tahu maksud ucapan yang keluar dari mulut kita. Namu hambatan 'komunikasi' antar kita dengan binatang sebentar lagi bakal teratasi.
Adalah aplikasi Google translate for animal yang memungkinkan Anda merekam suara binatang, menganalisis, dan menterjemahkannya ke dalam 52 bahasa. Dengan batuan aplikasi terjemah untuk binatang, Anda dapat memahami kapan anjing Anda (maaf) ingin pipis, atau kucing Anda sedang mengendus tikus di belakang lemari.
Diatas adalah video cuplikan Google Translate for Animal yang Kami ambil dari Youtube. Oh ya, Google translate for animal tersedia di Google market dan dapat di instal di ponsel Android tertentu

Sumber : http://android-indonesia.com/artikel/32-guk-guk-google-translate-untuk-hewan.

Tuesday, 6 April 2010

Pengembang Makin Getol 'Mainkan' Android


SAN FRANCISCO - Semakin populernya penjualan iPhone dan Android, membuat pengembang open source semakin fokus di kedua sistem operasi tersebut. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa selam setahun terakhir, telah terjadi peningkatan aktifitas pengembang dalam membentuk aplikasi.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Black Duck Software menemukan bahwa pada akhir 2009, terdapat 224 baru proyek-proyek software open source di Google Android, ini menggenapkan 357 proyek-proyek di Android. Tentu saja Itu sudah cukup menjadi modal untuk melompati Apple dengan iPhone, yang saat ini berada di posisi teratas.

Dengan banyak pengembang yang semakin fokus di Android selama 2009 itu, menyebabkan terjadi kenaikan 168 persen proyek aplikasi yang berjalan di platform Android tersebut. Sedangkan iPhone berangsur mulai ditinggalkan developer, ini terlihat saat tahun 2009 kemarin hanya terdapat 76 proyek perangkat lunak di platform iPhone, dengan presentase peningkatan hanya 43 persen.

"Kami melihat pertumbuhan yang kuat di proyek open source untuk platform mobil, dengan 39 persen pertumbuhan di sejumlah proyek yang tersedia dan lebih dari 3.200 aplikasi tersedia sekarang," tukas Petrus Vescuso, Executive Vice President Black Duck Software, kepada InternetNews, yang okezone kutip, Rabu (17/3/2010)

"Dinamika yang cukup menarik adalah dengan banyaknya pengembang yang mulai beralih ke Android dengan 224 proyek," tambahnya.(Susetyo Dwi Prihadi - Okezone)

Datang di tempat ketiga di belakang Android dan iPhone adalah Windows Mobile dengan 75 proyek baru pada tahun 2009, mengangkat total dari 248 proyek perangkat lunak secara keseluruhan. Menurut penelitian terbaru, Windows Mobile mempunyai kehilangan pangsa dalam hal adopsi selama setahun terakhir.


Android Vs Symbian

Rabu, 3 Maret 2010 | 19:42 WIB
KOMPAS/AMIR SODIKIN
David Rivas, Vice President, Technology Management Devices Research & Development Nokia (kanan), dalam konferensi The Way We Live Next 2008 di Finlandia, Rabu (24/9), menjelaskan rencana Nokia membangun Symbian Foundation bersama mitra. Keanggotaan Symbian Foundation bersifat terbuka dan produk keluarannya akan dirilis sebagai Open Source.

TERKAIT

KOMPAS.com - Apa kabar Symbian? Symbian adalah sistem operasi ponsel cerdas yang kini menguasai dunia. Hingga Februari 2010, platform Symbian telah dikembangkan lebih dari 10 tahun dan telah dibenamkan di lebih dari 330 juta perangkat di seluruh dunia.

Laju Symbian di ponsel pintar tidak terkejar oleh sistem operasi lainnya karena kekuatan sistem operasi yang membolehkan developer luar membangun aplikasi di ponsel Symbian.

Maka, ribuan aplikasi gratis dan berbayar lahir dari para developer software di penjuru dunia. Inilah yang membuat ponsel Symbian kaya akan konten dan pengguna Symbian adalah pribadi-pribadi yang suka ngoprek.

Walaupun ada yang memperkirakan sistem operasi Android bakal nomor dua di bawah Symbian pada tahun 2013, Symbian tampak masih menjadi kekuatan mumpuni. Apalagi, sesuai janji para petinggi Nokia, tahun 2010, Symbian Foundation sudah secara penuh melepas sistem operasi itu sebagai kode terbuka (open source).

Symbian identik dengan ponsel pintar dari Nokia. Namun, bukan Nokia saja yang sebenarnya menggunakan Symbian.

Symbian Foundation, lembaga yang bertugas mengurusi persiapan Symbian ke open source, adalah organisasi nonprofit yang diumumkan 24 Juni 2008. Nokia menggandeng Sony Ericsson, Motorola, NTT DoCoMo, AT&T, LG Electronics, Samsung Electronics, STMicroelectronics, Texas Instruments, Vodafone, dan beberapa deretan brand lain untuk mengerek Symbian.

Selain dana, Nokia memberi kontribusi Symbian OS dan S60 untuk Symbian Foundation. Sony Ericsson dan Motorola tak mau kalah, mereka menyumbang kode andalan mereka, yaitu UIQ. NTT DoCoMo memberi kontribusi MOAP (S).

Dengan modal itu, masa depan Symbian Foundation harusnya bisa lebih menggebrak pasar. Spekulasi memang merebak kalau aliansi Symbian itu untuk menghadang Android.

Namun, dalam sebuah kesempatan, Bob Iannucci yang saat itu menjabat Senior Vice President Chief Technology Officer Nokia membantah anggapan tersebut. ”Sudah lama kami berada di bisnis ini. Jadi tidak benar kalau ini respons kami atas Android,” katanya.

Terlambat tampil

Symbian Foundation terlalu lambat bergerak untuk merespons para ”Google Mania” yang terus mengikuti isu Android dan menanti fitur-fitur aplikasi Google untuk berjalan sempurna di ponsel. Jauh sebelum ponsel Android diwujudkan, para komunitas sudah menggalang diskusi soal Android.

Demikian juga di Indonesia. Agus Hamonangan, yang sebenarnya bukan programmer atau ahli teknologi, rajin meng-update informasi teknologi Android dan mendirikan mailing list Indonesia Android Community yang beralamat di id-android@googlegroups.com.

Jauh sebelum ponsel-ponsel Android hadir di Indonesia, komunitas itu sudah meramaikan jagat diskusi internet soal Android. ”Virus” Android pun terus ditularkan. Iklan gratis berupa word of mouth (WOM) soal Android benar-benar berjalan secara sukarela.

”Anggota kami sekarang sekitar 1.200 orang. Ini milis untuk komunitas yang suka ngoprek teknologi Android,” kata Agus. Forum diskusi dan komunitas pengguna Android pun terus tumbuh walaupun ponsel Android secara resmi belum beredar di Indonesia. Mereka gerilya mencari produk tersebut langsung ke luar negeri yang sudah merilis ponsel Android.

Di saat kekosongan ponsel Android itu, ternyata belum terjadi loncatan strategi dari Symbian walaupun Symbian tetap memimpin di segmen sistem operasi ponsel pintar. Ini terjadi karena sistem keanggotaan Symbian Foundation yang tak sepenuhnya terbuka.

Tak mudah mendapatkan kode penuh karena sistem keanggotaan mewajibkan membayar 1.500 dollar AS sehingga developer kecil tak mampu mendapatkan kode secara penuh.

Pada saat Android sudah mencanangkan akan langsung menggratiskan Android, Symbian masih mempersiapkan rencana menggratiskan peranti lunak itu ke open source tahun 2010. Penundaan ini kemungkinan terkait dengan penyelesaian saham di Symbian Limited dan juga persoalan mengintegrasi semua software aplikasi ke dalam Symbian yang baru.

Kekosongan antara tahun 2008 dan tahun 2010 itulah yang dimanfaatkan Android untuk tampil melenggang mencitrakan diri sebagai open source sejati.

Tanggal 4 Februari, menurut situs resminya di Symbian.org, Symbian Foundation resmi merilis platform Symbian di bawah open source. Untuk rilis awal, Symbian baru merilis untuk paket Kernel dan Hardware Services yang gratis diunduh.

Informasinya bisa dilihat di http://developer.symbian.org/wiki/index.php/Category:Platform_Opening. ”Platform Symbian yang telah dibenamkan di lebih dari 330 juta perangkat di seluruh dunia kini resmi dibuka dan gratis,” kata Lee Williams, Executive Director of the Symbian Foundation.

”Komunitas pengembang sekarang sudah diperkuat untuk menghadapi industri bergerak masa depan,” tambah Lee. Secara penuh, semua platform Symbian akan dibuka untuk umum pada pertengahan 2010.

Sayangnya, publikasi rilis open source itu masih minim dan tak menggaung. Kalah dengan gaung Android yang mulai rajin merangkul komunitas.

”Saya baru saja pulang dari Singapura, diundang Google untuk acara Android Developer Labs. Saya tak menyangka diundang. Google tampaknya rajin merangkul komunitas pengguna maupun developer. Mereka juga punya acara Developer Days yang menggalang para developer,” kata Agus Hamonangan dari milis id-android.

Dengan kabar ini, tampaknya pertarungan ponsel pintar akan menarik dan komunitas pengguna serta komunitas pengembang dipastikan bakal menjadi ”rebutan”. Namun, selama berada di jalur open source, Android dan Symbian seharusnya bisa bersaing sehat. Sesama kode terbuka dilarang saling menelikung. (KOMPAS/AMIR SODIKIN)

Wednesday, 12 August 2009

Conficker

Kali ini Blog trick agak menyimpang tentang pembahasan blog. Pada postingan ini Blog trik akan membahas tentang Conficker (Virus komputer). Conficker merupakan virus yang menyebar paling banyak di dunai termasuk Indonesia. Conficker mengeksploitas celah keamanan RPC Dcom MS 08-067. Faktanya Conficker membuat pusing para pengguna komputer khususnya admin jaringan, karena kemampuan menyebar di jaringan sangat efektif dan untuk menghilangkan Conficker sangatlah sulit.

Conficker menempel pada service windows svchost dan jika dervice ini dimatikan maka yang terjadi adalah komputer akan ikut mati. Pembuat Conficker ini tidak puas pada dua variannya yaitu Conficker.A dan Conficker.B, dan yang terakhir Conficker.C pada tanggal 1 april 2009 (bertepatan dengan april mop) akan serentak menghubungi 50ribu situs di internet untuk mengupdate dirinya.

Conficker.C mengupdate dirinya ke 50ribu situs mengapa? Karena pada varian terdahulunya Conficker.A dan Conficker.B hanya mengupdate ke ratusan situs dan ratusan situs itu telah diblokir atas permintaan vendor-vendor antivirus.

Bagaimana Conficker menyebar? Conficker belajar dari Amway atau CNI untuk menyebarkan dirinya. Karena sifatnya worm, Conficker hanya perlu mengifeksi satu komputer di jaringan dan akan menyebar dengan sendirinya melakukan scanning pada semua komputer. Jika komputer terkoneksi ke jaringan maka Conficker otomatis akan scanning dan menginfeksi jaringan yang lain, Begitu seterusnya.Salah satu sumber penyebaran Conficker adalah komputer yang koneksi ke ISP internet baik dial up maupun broadband termasuk broadband 3G.

Sebenarnya masih banyak lagi tentang virus ini tetapi karena sudah capek ngetik sampai disini dahulu pembahasan tentang Conficker ini. Jangan lupa patch dan back up data komputer anda.